Tampilkan postingan dengan label pengembangan diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengembangan diri. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Juli 2009

Menunggu Kesempurnaan


Apakah anda-anda sekalian pernah menginginkan sesuatu. ”Ah, aku sudah capek bekerja sebagai karyawan, ingin buka usaha sendiri. Tapi … tabunganku belum cukup, rumah masih kontrakan, lagi pula umur masih muda. Tunggulah 3 tahun lagi. Setelah 3 tahun berlalu, ternyata tidak cukup-cukup jugadan umur makin bertambah. Dan tahun-tahun berikutnya beban bertambah, semakin sulit mengatur keuangan.
Kenapa tidak bertindak sekarang saja? Karena kita sudah melihat kekurangan kita dari awal. Kurang uang, tidak bisa bergaul, tidak tahu harus memulai dari mana, nanti kalau gagal gimana? Semakin banyak kekurangan yang berusaha kita lihat, semakin
berat kita melangkah. Pikiran kita berkata :”Ah, mana mungkin aku bisa berhasil. ini semua daftar kekurangan yang ada di diri saya. Tidak mungkin berhasil.”
Mungkin kalau Alva Edison menunggu menjadi siap, tidak pernah ada bola lampu dan penerangan dimana-mana seperti yang terjadi sekarang ini. Ia memulai dengan ribuan kali kegagalan, karena tidak punya kepandaian. Maka dari itu bacalah kisah orang-orang besar yang sukses dengan segala kegagalan yang pernah dialami, yang memulai sukses dengan segala kekurangan yang dimiliki saat itu tapi terus berusaha dan akhirnya bisa.
Mungkin anda dan saya, tidak akan pernah keluar dari hutan kalau tidak berusaha mencari jalan keluarnya. Entah itu di perjalanan nanti bertemu dengan harimau, ular atau jurang seberapa sulitnya teruslah melangkah. Tidak ada orang yang sempurna, janganlah berharap menjadi sempurna, baru mulai sesuatu. Lakukan saja apa yang bisa anda lakukan. Semoga!!

Read More..

Kamis, 07 Mei 2009

Spirit Bekerja

Spirit ada di udara, mudah terasa dan tercium. Bagi sebagian orang,
spirit tidak sulit diciptakan. Terkadang hanya perlu “dipancing” dengan gorangan di sore hari atau kebersamaan saat lembur sampai pagi.
Namun, di beberapa organisasi tertentu, terasa bahwa spirit ini sulit
dikembalikan, walaupun sudah “diangkat” dan “ditarik-tarik”. Organisasi yang penuh birokrasi, misalnya, sering membuahkan karyawan yang terlalu berhati-hati, “cari selamat”, terlalu berhitung, takut berubah, hanya menunggu ide untuk berubah dari orang lain dan enggan mengeluarkan ide baru. Tidak ada dinamika, kewaspadaan dan kenikmatan untuk berinisiatif lagi.
Bila kita terjebak berada dalam organisasi seperti ini, namun secara
pribadi memiliki spirit yang kuat, kita tentunya bertanya-tanya, apakah saya nanti tidak aneh sendiri ? Bukankah spirit itu bersumber dari suasana kerja tim ? Akankah kita bisa mempertahankan spirit yang segar dari waktu ke waktu ? Bagaimana menyuntikkan spirit ke dalam diri sendiri, bahkan sampai mempengaruhi organisasi ?
Ingat umur
Bila kita sudah kehilangan spirit bekerja, ingatlah umur. Bayangkan profesional seperti Martha Tilaar, yang berusia 70 tahun, tetapi semangatnya serasa 30 tahun. Beliau mengisi kehidupan karirnya dengan passion dan urgensi.
Berapa usia kita sekarang ? Masih berapa tahunkan kita harus berproduksi ? Bila sekarang saja semangat kita sudah kempis, bagaimana kita akan giat berkarya pada tahun-tahun mendatang ?
Sumber : Experd
Read More..

MASALAH ADALAH TANTANGAN UNTUK MAJU

Bila anda menganggap masalah sebagai beban, anda mungkin akan menghindarinya. Bila anda menganggap masalah sebagai tantangan, anda mungkin akan menghadapinya. Namun, masalah dalah hadiah yang dapat anda terima dengan suka cita. Dengan pandangan tajam, anda melihat keberhasilan dibalik setiap masalah.
Masalah adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapilah dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses anda. Tanpa masalah, anda tak layak memasuki
jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah sebagai hadiah.
Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi. Bukan pula, erangan hangat di malam-malam yang dingin. Namun, ketika mereka melempar anak-anak itu dari tebing yang tinggi. Detik pertama anak-anak elang itu menganggap induk mereka sungguh keterlaluan, menjerit ketakutan, matilah aku! Sesaat kemudian, bukan kematian yang kita terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang. Bila anda tak berani mengatasi masalah, anda tak akan menjadi seseorang yang sejati.
Read More..

Selasa, 24 Februari 2009

Yang memisahkan perahu dengan pantai harapan adalah topan badai, gelombang dan batu karang. Yang memisahkan anda dengan keberhasilan adalah masalah yang menantang. Disitulah tanda kesejatian teruji. Hakikatnya perahu adalah berlayar menembus segala rintangan. Hakikat diri anda adalah berkarya menemukan kebahagiaan.

Jangan terkecoh dengan keberhasilan seseorang. Di balik kejayaan selalu ada jalan panjang yang berisikan catatan perjuangan dan pengorbanan. Keringat dan kepayahan. Tak ada jalan pintas untuk sebuah kesuksesan. Bila anda terpesona pada kenyamanan yang diberikan oleh kesuksesan, anda bisa lupa dari keharusan untuk berupaya. Namun bila anda terkagum pada ketegaran seseoarang dalam berusaha, anda akan menyerap energi kekuatan, keberanian dan kesabaran. Tak ada harga diskon untuk sebuah
keberhasilan. Ada harga yang harus dibayar untuk meraih keberhasilan itu. Berusahalah terus!

Mulailah dengan hal kecil, dan jangan berhenti. Bertumbuhlah, belajarlah, dan kembangkan pencapaian anda. Sukses bukan dicapai oleh orang yang memulai dengan hal yang besar, tetapi oleh orang yang memelihara momentumnya dalam waktu yang cukup panjang, hingga pekerjaannya menjadi karya besar.

Apapun yang anda lakukan, lakukanlah dengan kebaikan hati. Keberhasilan bukan semata-mata karena kekuatan otot dan ketajaman pikiran. Anda perlu bertindak dengan kelembutan hati. Sukses tidak selalu dibangun di atas upaya sendiri. Di balik semua pencapaian terselip pengorbanan orang lain. Hanya bila anda melakukannya dengan kebaikan hati, siapapun rela berkorban untuk keberhasilan anda.

Seorang bijak berujar. “Bila busur anda patah dan anak panah penghabisan telah dilontarkan, tetaplah membidik. Bidiklah dengan seluruh hatimu.” Semua tindakan anda bagaikan bumerang yang akan kembali pada anda. Bila anda melempar dengan baik, ia akan kembali dalam tangkapan anda. Namun, bila anda ceroboh melemparkannya, ia akan datang untuk melukai anda. Renungkan bagaimana tindakan anda sekarang ini. Lakukan segala semuanya dengan tulus dan penuh kasih sayang. Tiada yang lebih manis daripada memetik buah atas kebaikan yang anda lakukan.
Read More..

MASALAH ADALAH TANTANGAN UNTUK MAJU

Bila anda menganggap masalah sebagai beban, anda mungkin akan menghindarinya. Bila anda menganggap masalah sebagai tantangan, anda mungkin akan menghadapinya. Namun, masalah adalah hadiah yang dapat anda terima dengan suka cita. Dengan pandangan tajam, anda dapat melihat keberhasilan dibalik setiap masalah.

Masalah adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi. Maka, hadapilah dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses anda. Tanpa masalah, anda tak layak memasuki jalur keberhasilan. Bahkan hidup ini pun masalah, karena itu terimalah sebagai
hadiah.

Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi. Bukan pula, eraman hangat di malam-malam yang dingin. Namun, ketika mereka melempar anak-anak itu dari tebing yang tinggi. Detik pertama anak-anak elang itu menganggap induk mereka sungguh keterlaluan, menjerit ketakutan, matilah aku! Sesaat kemudian, bukan kematian yang kita terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang. Bila anda tak berani mengatasi masalah, anda tak akan menjadi seseorang yang sejati.

kata-kata ini menimbulkan semangan buat jiwaku yang sedang rapuh, mudah-mudahan aku kuat dalam menghadapi semua ini, menghadapi masalah demi masalah dalam hidup bukan berarti dunia akan kiamat, semoga semua ini cepat berlalu.. semoga ya Tuhan.....
Read More..